Selasa, 01 April 2014

Budi Luhur 35 TH ANNIVERSARY

0 komentar
Sabtu, 29 Maret 2014 bertempat di kampus Budi Luhur diselenggarakan acara perayaan Ulang Tahun Yayasan Budi Luhur Cakti yang ke 35. Sebuah angka yang menunjukkan kematangan serta kedewasaan. Para Dosen, Guru, karyawan dan segenap Civitas akademika kampus, SMA, SMP sampai dengan KB pagi itu sudah memenuhi kawasan kampus Budi Luhur yang terletak di Jalan Ciledug Raya. Dengan mengenakan batik yang beraneka warna nampak senyum sumringah menghiasi para tamu undangan. 

Panggung yang bercorak wayang disertai dengan sentuhan warna coklat semakin membuat suasana kekeluargaan melekat. Ornamen Jawa modern pun, nampak apik mewarnai acara hari ini. 


I Love U because ALLAH

1 komentar


Bismilahirahmanirrahim

Kira-kira pukul 02.00, aku telah terbangun. Tak tahu mengapa, kulihat suami tercinta tertidur pulas disampingku. Kupandangi wajahnya, ingatanku melayang pada setiap kebaikan-kebaikannya. Baktinya kepada orang tua ku. Saat papah sakit, mamas tulus membantu memandikan papah, menggosokkan sabun, menyiramkan air.  Aku ingat kebaikan – kebaikan hatinya. Selalu memberi kepercayaan kepadaku, mendukung setiap aktivitasku, tempatku bersandar disaat tubuh ku lelah, pikiranku penat. Membimbingku dalam menyelesaikan studi sarjanaku, membantuku mengerjakan pekerjaan rumah tangga yang seharusnya pekerjaanku dan sejuta kebaikan-kebaikan lainnya.


Minggu, 09 Maret 2014

Training SEFT Hari Kedua

0 komentar
Alhamdulillah dengan semangat dan tubuh yang sehat, saya mulai berangkat bersama Bunda Yanti ke Graha Mandiri, tempat Training tersebut dilaksanakan. Pukul 07.00 lewat beberapa menit, akhirnya kami tiba.

Setelah mengisi lembar absensi, saya segera memasuki ruangan seminar. Para peserta Nampak sudah banyak yang datang. Saat itu, sedang dipimpin doa oleh pemandu acara. Saya menempati sebuah kursi disebelah kanan. Saya SMS teman sebelah bangku ku kemarin, Mbak Rizka. Saya tawarkan untuk memberi tempat disebelahku, jika beliau setuju. Diawal acara, pemandu menanyakan kepada kami, siapa yang belum menterapi minimal 2 orang semalam? Saya beserta beberapa rekan yang lain mengacungkan jari. Akhirnya, kami diminta untuk keluar sebentar untuk praktik menterapi rekan yang lainnya. Setelah kuselesaikan tugas saya kembali kedalam ruangan, kulihat mbak Rizka malah duduk dibarisan terdepan pojok kanan, dan ternyata disebelahnya ada 1 kursi kosong. Akhirnya kami duduk berjejeran dibarisan terdepan.