Tampilkan postingan dengan label Catatan Hati seorang Guru. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Catatan Hati seorang Guru. Tampilkan semua postingan

Kamis, 27 Februari 2014

REFLEKSI DIRI

1 komentar
Selamat sore rekan Guraru. Semoga sore ini tetap dalam kondisi sehat dan semangat. Sebelum beranjak pulang, saya sempatkan sejenak untuk memposting kegiatan mengajar hari ini. Hari ini terakhir saya menghantarkan anak-anak kelas XII pada kegiatan belajar mengajar di kelas. Pasalnya, bulan Maret ke depan, mereka akan segera menempuh berbagai ujian. Ujian Mid Semester, Ujian akhir, ujian praktek sampai dengan ujian nasional.

Setelah mengungkapkan beberapa patah kata, saya membagikan angket untuk refleksi diri saat pelajaran TIK. Tujuannya agar anak-anak bisa menilai seberapa jauh  tingkat pemahaman dan penguasaaan materi yang pernah saya sampaikan. Selain itu, penilaian dari siswa ini juga amat penting bagi saya, untuk mengukur sejauh mana kemampuan mengajar saya terhadap para siswa.
Pertanyaan yang saya ajukan dalam angket tersebut, terdiri dari pertanyaan tertutup dan pertanyaan terbuka. Pertanyaan tertutup dimaksudkan agar siswa hanya dapat memilih satu jawaban saja yang disediakan sedangkan pertanyaan terbuka memberi kesempatan siswa untuk memberikan kritik dan saran yang lebih luas.

Para siswa kelas XII memang sudah dapat dikatakan anak-anak calon Mahasiswa, yang mana dari segi pemikiran sudah dapat dikatakan cukup matang. Namun, ya namanya anak-anak ada saja yang memberi jawaban iseng dan main-main. Diantaranya mereka ingin lebih banyak waktu bebasnya, komputer di lab. diperbanyak Games nya dibandingkan dengan aplikasi pembelajaran karena agar lebih Fun dan jawaban-jawaban lucu lainnya.

Terima Kasih Ya Allah, sudah diberikan kesempatan selama 3 tahun membimbing mereka. Semoga segala ilmu yang diberikan dapat memberi kebermanfaatan. Aamin.

Kamis, 06 Februari 2014

Saya bisa Bu..

0 komentar
Pagi yang cerah, secerah hati ini walaupun tubuh sedang didera batuk dan agak flu namun tak mengurangi semangat untuk mengajar hari ini. Hari ini saya mengajar hanya beberapa jam saja. Jam pertama saya mengajar di kelas XI bussiness 1. Sebelum kegiatan belajar dimulai saya pimpin doa yang didahului dengan alunan musik relaksasi. Saya berikan sugesti positif ke dalam pikiran anak-anak serta bersiap untuk berdoa.

Materi yang akan saya sampaikan hari ini adalah tentang membuat Table dalam Program HTML. Setelah sebelumnya anak-anak saya jelaskan konsep tentang Table, baris dan kolom kini tiba saatnya untuk mempraktekkan ke Lab. Komputer. Anak-anak senang sekali jika kegiatan belajar komputer dilaksanakan dengan praktek langsung di Laboratorium.

Sebelum saya mulai menjelaskan cara praktik, terlebih dahulu saya sampaikan mengenai sikap yang mesti dimiliki pada pembelajaran ini. Sikap - sikap tersebut adalah teliti, sabar dan jujur. Saya pancing para siswa kenapa dalam membuat program mesti teliti? Kenapa dalam pembelajaran ini mesti sabar dan jujur?. Beberapa anak ada yang mencoba untuk menjawabnya. 

Baiklah Nak, sikap teliti hendaknya kalian latih karena saat membuat program kalian akan temui perintah-perintah yang dalam penulisannya harus sesuai dengan standar yang ditentukan. seperti contohnya: <table>    </table>. ada Tag pembuka dan harus disertai dengan Tag penutup. Pemberian tanda kurung, spasi juga sangat butuh ketelitian.

Kemudian sikap sabar juga harus kalian miliki, karena ketika membuat program belum tentu langsung bisa berfungsi sesuai dengan yang kita harapkan. Bisa saja terdapat error dan harus di koreksi kembali kesalahannya selain itu sabar untuk kebersamaan. Jika kalian sudah selesai mengerjakan namun ada teman yang belum selesai maka kalian harus sabar menunggu. dan dalam hal ini hendaknya kalian bersedia untuk berbagi dan membantu temannya yang belum paham.

Sikap jujur diperlukan karena komputer yang kalian gunakan ini adalah milik umum dapat digunakan siapa saja. Bisa saja kalian menyalin file teman kelas lain dan menyimpannya menjadi milik kalian. Namun, bukan itu tujuan kita belajar. Ibu akan ajarkan materi ini sampai kalian bisa.  Dan Ibu lebih menghargai siswa yang menanamkan nilai kejujuran di hatinya. Allah Maha Mengetahui apa yang dikerjakan hamba-Nya. Bagaimana anak-anak? Jelas dan bisa dipahami apa yang sudah Ibu sampaikan? 
Alhamdulillah anak-anak merespon dengan sangat baik dan antusias. 

Saya mulai menjelaskan langkah-langkah dalam membuat Table. Selanjutnya anak-anak saya minta untuk mempraktekkan dengan menggunakan Software dreameaver. Anak-anak sangat bersemangat sekali. Setelah beberapa menit berlalu, ada beberapa siswa yang sudah selesai. saya ambil buku penilaian dan melihat hasil praktek siswa tersebut. Ternyata hasilnya benar. Anak-anak yang sudah bisa saya beri kesempatan untuk membantu mengajari teman-temannya yang belum paham. Saya berikan semangat untuk bersedia berbagi. Dengan berbagi membuat kamu tambah pintar. Dengan berbagi membuat ilmu mu lebih bermanfaat. Tentunya disesuaikan dengan tingkat pemahaman siswa serta tak lupa nilai tambahan pun saya berikan.

Tak terasa hampir 90 menit berlalu, anak-anak saya minta untuk menyimpan semua file praktek hari ini pada folder mereka masing-masing. Selanjutnya penutup, saya simpulkan hasil belajar hari ini.

Mengajar dengan hati yang bahagia mampu membuat fikiran lebih kreatif. Mengajar dengan hati yang bahagia mampu menularkan energi kepada para siswa didik. Semoga Keberkahan  Ilmu Allah berikan hari ini. Aamin

Alhamdulillah

Rabu, 22 Januari 2014

Pertemuan dengan Orang Tua Siswa

1 komentar
Kulirik secarik kertas kecil yang tertempel didepan meja kerja ku, yang berisi list pekerjaan yang sudah kuselesaikan hari ini. Beberapa item sudah ter-check list menandai pekerjaan tersebut sudah kukerjakan. Alhamdulillah, hampir semuanya sudah selesai. Tak terasa, waktu sudah menunjukkan pukul 14.45 WIB, yang artinya 45 menit lagi aku sudah bisa pulang. Ah, masih ada waktu beberapa menit lagi untuk menulis.
Kutambahkan Label baru pada blog pribadiku yang berjudul Catatan Hati Seorang Guru.

Hari ini, seperti biasa rutinitas kulakukan. Namun, ada hal yang agak berbeda. Kemarin aku memanggil orang tua siswa untuk hadir ke Sekolah dikarenakan ada hal yang ingin dibicarakan mengenai perkembangan belajar anaknya. Pemanggilan orang tua siswa ini dikarenakan beberapa hal, diantaranya adalah mengenai hasil belajar siswa yang mengkhawatirkan untuk kenaikan kelas, perilaku siswa yang temperamen dan emosional serta kekurang disiplinan dalam menjalankan tata tertib.

Kira-kira pukul 12.30 seorang Ibu datang menemuiku. Sambil menunggu rekan yang sedang makan siang kami berbicang-bincang. Awalnya aku membuka perbincangan dengan melaporkan perkembangan anaknya selama bulan Januari. Sang Ibu pun merespon dengan baik. Sampai akhirnya, beliau mulai bercerita mengenai kondisi keluarga sampai dengan rumah tangga. Pertengkaran yang seringkali terjadi bersama suami, Ibu dan Bapak yang keduanya terlalu sibuk bekerja sehingga sang anak merasa kurang mendapatkan perhatian serta kasih sayang sampai dengan pemukulan fisik yang sering dilakukan apabila sang anak berbuat tidak seperti yang diharapkan orang tua.

Ternyata, hal-hal seperti itu yang menjadi akar dari permasalahan selama ini. Suasana kekeluargaan dalam rumah tangga yang kurang mampu memberikan kenyamanan kepada anak akan berdampak besar terhadap perkembangan perilaku anak. Alhamdulillah,  sang Ibu menyadari hal tersebut. Aku bersama rekanku memberi motivasi serta masukan-masukan kepada Sang Ibu.

Beberapa menit berlalu kami berbincang-bincang. Saat keluar dari ruangan, aku melihat ada rona wajah yang menyiratkan kelegaan dari sang Ibu. Mungkin sebagian bebannya sudah bisa dikeluarkan melalui cerita-cerita yang beliau sampaikan. Tentunya Doa kepada Allah kusertakan agar semua berjalan baik dan sesuai apa yang diharapkan. Serta motivasi positif juga turut kami berikan.

Terima Kasih Ya Allah atas pembelajaran hari ini.
Alhamdulillah.