Selasa, 22 September 2015

MAKNA DARI MENCINTAI-MU

1 komentar
Ya Allah….
Rindu ini hanya untuk-Mu
Cinta ini hanya milik-Mu
Mulai 1 Zulhijah, mulai kurasakan Engkau hadir kembali.
Kehangatan  memenuhi rongga hati ku.
Getaran cinta saat ku lafadz kan Asma-Mu. Semakin nikmat tiada tara.
Sampai aku menyadari aku telah jatuh cinta.
Cinta ku hanya untuk-Mu.
Aku titipkan sepenuh hatiku di rumah-Mu.
Dalam kenikmatan, tubuhku terasa lelah.
Semakin lelah, tak kuasa tubuhku.
Lelah.. namun rasa kantuk ini seperti sirna.
Sampai ku lalui dengan diskusi-diskusi bersama suami ku tentang Cinta dan kebesaran-Mu
Aku kebingungan… pendapat kami mengalami perbedaan.. ya, selalu berbeda.
Ada apakah ini Cinta??
Apakah dia cemburu aku mencintai Mu?
Katanya Cintaku buta tak pakai ilmu.
Aku semakin bingung apa maksud dari semua ucapannya.
Sampai akhirnya tubuhku lelah dah terlelap sejenak.
Sampai aku terjaga.
Kami sholat Isya berjamaah..sampai perlahan ku pahami akan makna Mencintai-Nya harus dengan ilmu.
Dalam diri setiap manusia ada segumpal daging.
Gumpalan itu yang menentukan baik buruknya kehidupan.
Gumpalan itu disebut dengan Qolbu atau hati.
Didalam qolbu tersebut tersimpan cahaya cinta.
Cahaya cinta terbesar harus diberikan kepada Zat Yang Maha Pencipta Qolbu.  ALLAH SWT.
Cahaya cinta berikutnya diberikan kepada Rosulullah. Dengan jasa-jasa Rosulullah, kita mampu mengenal Allah.
Cahaya – cahaya lainnya hendaknya dipancarkan kepada makhluk-makhluk lainnya.
Suami, orang tua, anak-anak, sahabat, teman, dan kepada sebanyak-banyaknya makhluk ciptaan-Mu
Terima kasih Ya Allah..
Atas petunjuk-Mu akan makna mencintai-Mu.

Dari An Nu’man bin Basyir radhiyallahu ‘anhuma, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
أَلاَ وَإِنَّ فِى الْجَسَدِ مُضْغَةً إِذَا صَلَحَتْ صَلَحَ الْجَسَدُ كُلُّهُ ، وَإِذَا فَسَدَتْ فَسَدَ الْجَسَدُ كُلُّهُ . أَلاَ وَهِىَ الْقَلْبُ
Ingatlah bahwa di dalam jasad itu ada segumpal daging. Jika ia baik, maka baik pula seluruh jasad. Jika ia rusak, maka rusak pula seluruh jasad. Ketahuilah bahwa ia adalah hati (jantung) (HR. Bukhari no. 52 dan Muslim no. 1599).


Selasa, 14.30

@sweet Home.

Selasa, 01 April 2014

Budi Luhur 35 TH ANNIVERSARY

0 komentar
Sabtu, 29 Maret 2014 bertempat di kampus Budi Luhur diselenggarakan acara perayaan Ulang Tahun Yayasan Budi Luhur Cakti yang ke 35. Sebuah angka yang menunjukkan kematangan serta kedewasaan. Para Dosen, Guru, karyawan dan segenap Civitas akademika kampus, SMA, SMP sampai dengan KB pagi itu sudah memenuhi kawasan kampus Budi Luhur yang terletak di Jalan Ciledug Raya. Dengan mengenakan batik yang beraneka warna nampak senyum sumringah menghiasi para tamu undangan. 

Panggung yang bercorak wayang disertai dengan sentuhan warna coklat semakin membuat suasana kekeluargaan melekat. Ornamen Jawa modern pun, nampak apik mewarnai acara hari ini. 


I Love U because ALLAH

1 komentar


Bismilahirahmanirrahim

Kira-kira pukul 02.00, aku telah terbangun. Tak tahu mengapa, kulihat suami tercinta tertidur pulas disampingku. Kupandangi wajahnya, ingatanku melayang pada setiap kebaikan-kebaikannya. Baktinya kepada orang tua ku. Saat papah sakit, mamas tulus membantu memandikan papah, menggosokkan sabun, menyiramkan air.  Aku ingat kebaikan – kebaikan hatinya. Selalu memberi kepercayaan kepadaku, mendukung setiap aktivitasku, tempatku bersandar disaat tubuh ku lelah, pikiranku penat. Membimbingku dalam menyelesaikan studi sarjanaku, membantuku mengerjakan pekerjaan rumah tangga yang seharusnya pekerjaanku dan sejuta kebaikan-kebaikan lainnya.